1. Prinsip Dasar Kebijakan Meta
Meta mengatur penggunaan WhatsApp Business untuk melindungi pengguna dari spam, penipuan, dan penyalahgunaan layanan. Semua komunikasi harus bersifat relevan, aman, transparan, dan berbasis izin.
2. Persetujuan Pelanggan (Opt-in)
Bisnis hanya diperbolehkan mengirim pesan kepada pelanggan yang telah memberikan izin secara jelas (opt-in), baik melalui:
- Form pendaftaran
- Website resmi
- Transaksi atau checkout
- Inisiasi chat dari pelanggan
Pengiriman pesan tanpa izin merupakan pelanggaran berat dan dapat menyebabkan pembatasan akun.
3. Aturan Konten Pesan
Konten pesan harus:
- Sesuai dengan konteks bisnis
- Tidak menipu atau menyesatkan
- Tidak mengandung ujaran kebencian atau konten sensitif
- Mencantumkan identitas bisnis dengan jelas
Konten yang dilarang:
- Judi dan taruhan
- Investasi bodong
- Pinjaman ilegal
- Produk atau layanan ilegal
4. Penggunaan Template Message (WhatsApp API)
Untuk WhatsApp Business API, pesan pertama ke pelanggan wajib menggunakan template message yang telah disetujui oleh Meta. Template tidak boleh bersifat spam, provokatif, atau promosi agresif.
5. Frekuensi & Waktu Pengiriman Pesan
- Kirim pesan di jam wajar (08.00–20.00)
- Hindari pengiriman berulang dalam waktu singkat
- Jangan melakukan broadcast massal tanpa izin
6. Hak Pelanggan untuk Berhenti (Opt-out)
Bisnis wajib menyediakan mekanisme opt-out, misalnya dengan perintah: “Balas STOP untuk berhenti menerima pesan.” Permintaan opt-out harus dipatuhi sepenuhnya.
7. Sanksi Pelanggaran Kebijakan
Pelanggaran kebijakan Meta dapat menyebabkan:
- Pembatasan akun (restricted)
- Penurunan kualitas akun WhatsApp
- Penonaktifan WhatsApp Business API
- Pemblokiran permanen akun
Kesimpulan
Kepatuhan terhadap kebijakan Meta adalah kunci utama agar WhatsApp Business dapat digunakan secara aman dan berkelanjutan. WhatsApp bukan media iklan massal, melainkan kanal komunikasi resmi antara bisnis dan pelanggan.